Showing posts with label Public Speaking. Show all posts
Showing posts with label Public Speaking. Show all posts

Sunday, March 29, 2009

No Wonder

betapa enaknya jadi 'banyak-tikus'2 ini....no wonder orang berebutan buat ada diposisi seperti mereka...mungkin dlm otak mereka pas memutuskan buat tidur itu, "ah, ada yg laen ini yg bs nyumbang pendapat"..

eniwei, bentar lagi pemilu, dan rakyat Indonesia akan kembali merayakan -kayaknya ga pantes bgt disebut perayaan- pesta demokrasi untuk menentukan orang2 yg -katanya pas kampanye sih- bakal membuat perubahan positif bagi negeri ini...dan 'berita baik'nya, setiap acara pesta ini diselenggarakan, negara Indonesia memang selalu bergerak ke arah perubahan, dan perubahan itu seringnya merupakan langkah mundur dari kondisi sebelum pemilu diselenggarakan...

ketika orang2 bijak selalu 'meneriakkan' slogan perubahan kearah yg lebih baik...tampaknya negeri ini menerimanya dengan menambahkan beberapa kata dibelakang kalimat / slogan tersebut...."untuk orang2 yg duduk dikursi-kursi empuk"...dan itupun untuk hal2 yg bersifat personal...siapa yg nolak digaji tinggi untuk melakukan hal2 yg cuma butuh urat leher (buat tereak2 "interupsi" ma buat turu), en otot (buat persiapan kl habis tereak "interupsi" tadi, ada epek berkelanjutan untuk alih profesi jadi atlet tinju) *kita sebut saja golongan pertama*...plus bs rekreasi dgn dalih "studi banding"...sementara otak yg katanya adalah hal yg menjadikan sebagai mahluk sempurna, bs dikatakan gak dipake / diperlukan disini...

dan kata orang bijak pula, tidak seyogyanya -knp harus yogya yak?? knp gak sepapuanya / sebimanya ?? upss :D- kita melakukan generalisir, karena pasti tidak semua orang yg duduk dikursi di Senayan sana, adalah orang dari golongan pertama, pasti ada jg lah yg duduk karena otak dan keinginan untuk benar2 membuat perubahan untuk negeri ini *kita sebut saja golongan kedua*....tp yg ironisnya adalah, orang seperti ini jumlahnya terlalu sedikit ketimbang orang dari golongan pertama...dan kerana kita mengedepankan kata demokrasi, maka ketika tidak dicapai kata sefakat, maka dilakukan lah voting....dan apa yg terjadi dgn cita2 mulia sang golongan kedua......fly away as dust in the wind, and never came back...till the next five years................FUCK..

yah, bentar lagi pemilihan, dan semua orang akan memilih, apa yg jadi pilihan....dan golput jg adalah sebuah pilihan diantara sekian banyak pilihan yg ada....hehehehe :p

GOLPUT......vini, vidi, vici....wakakakakak :p

Sunday, November 2, 2008

Bahasa Indonesia vs English

Tadi pagi sempet nonton dialog soal sekolah internasional (vs nasional)...yah, intinya seh soal 'kepentingan' akan bahasa pengantar untuk sekolahan di Indonesia..dialog itu menghadirkan seorang ibu2 'penyelenggara' sekolah internasional en seorang pakar pendidikan..dan yg pasti presenter beserta kru tepe nya....dan yg lebih pasti dan lebih penting lagi adalah tentu saza keberadaan diriku yang menonton..wekekek...ya iya dong, kalo ga nonton kan ga mungkin bs ngomong kayak kalimat pertama....self defense mechanism :p

Begini ceritanya.... -dunia_lain mode ON- *jeng kunti ketawa* -> digelitikin ma pocong :D...halah, biar ga tambah ngawur, kita mulai aja....eng ing eng...jreng jreng jreng..

Nah, si mak2 'penyelenggara' tea mengatakan bahwa itu sekul bertujuan untuk menyiapkan anak negeri biar syiap grak untuk bersyaing di dunia internasional...dan tujuan terhormat itu bisa dicapai dengan menjadikan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar di sekul tersebut....dan bahasa indonesia sebagai bahasa pendamping....trus, dari sisi si fakar...pendidikan adalah soal budaya, dan karena orang indon, maka seharusnya ato seyogyanya...knp hrs yogya ya, knp ga seBIMAnya hehehe :p...balik lagi, se'BIMA'nya bahasa yg dipake adalah bahasa BIMA..hahahaha ngaco..ya bahasya Indon lah, secara itu bahasa nasionalnya....yah, diskusinya / debatnya seputar masalah bahasa pengantar, ples ada tambahan beberapa orang 'warga sekitar' yg ikut andil dlm debat eto, biar ada sudut pandang lain untuk topik yg lagi dibahas...tp menurut saia, si pihak tv-nya terkesan memihak si sekul internasional coz si 'warga' yg diundang itu adalah orang yg anak2nya disekulin di skolah internasional, padahal orang2 yg begitu kan tidak mewakili orang indonesia secara keseluruhan..harusnya mereka jg ngundang 'warga' lain yg sekul di sakolah 'nasional'...

well, here's what i wanna say....sok2an :p.....ini agak2 nyerempet sama (mungkin) masalah nasionalisme, orang indonesia diakui ato tidak kita ini...kalangan mampu (menengah -> atas) en melek informasi + teknologi...memiliki masalah gengsi yang besar (untuk masalah bahasa -krn lg ngomongin bahasa soale-), karena semua orang menganggap bahwa kemampuan berbahasa inggris adalah 'syarat mutlak' untuk bisa bersaing didunia internasional, intinya, segala sesuatu yg berbau internasional adalah KEREN..apapun itu...dan ironisnya, itu juga dialami oleh pemerintah, dengan menerapkan ketentuan2 / kebijakan2 pendidikan yang memasyarakatkan internasional dan menginternasionalkan masyarakat tanpa melihat kondisi negara secara keseluruhan, yg udah bukan rahasia lagi bahwa kita adalah masyarakat termajemuk didunia, ratusan suku dan tidak semuanya dijangkau oleh sistem pendidikan yg boro2 internasional, nasional aja gak...seperti biasa, kebijakan instant 'n javacentric...kembali ke masalah bahasa tadi, tujuan utama dr pendidikan (menurut si pakar) adalah transfer budaya, kl menurut diriku adalah transper pemain,eh transper ilmu...tau deh, sama apa ga maksudnya hehehe..nah, begimana proses transper ilmunya bs lancar kl bahasa yg digunakan itu bkn bahasa yg kita (sering) pake, dan khususnya di negeri ini adalah selain sistem pendidikannya (dan begitu banyak hal lainnya) yg ga mampu mencapai semua pelosok negeri, bahasa yg dianggap nasional pun ga nyampe ke pedalaman, jadi (sekali lagi) boro2 mo memasyarakatkan bahasa internasional, bahasa nasional aja masih kayak barang langka...knp kita ga mau mencontoh negara2 maju yg hanya mempelajari bahasa negara lain hanya kl mereka sekolah yg mempelajari kebudayaan suatu bangsa (misal Sastra Perancis, Sastra Arab, Sastra Jepang, Sastra BIMA hahaha)..kita ambil contoh aja negara Samurai yg begitu bangganya dengan bahasa nasionalnya sendiri dan demi lancarnya tujuan pendidikan nasionalnya, mereka mau dengan susah payah untuk mentranslate buku2 referensi yg berbahasa asing (English) ke bahasa mereka (Jepang)..dan survey membuktikan, para pelajar Jepang bisa memiliki ilmu pengetahuan yg sama dengan orang barat tanpa harus meninggalkan kebudayaan mereka sendiri..

MORAL OF THE 'STORY' -> nah kan, yg nulis aja jd contoh org yg gak berusaha melestarikan bahasa nasional :D

Daripada kita hanya sibuk untuk menyerap kebudayaan 'orang lain' (udah gitu kebanyakan yg jeleknya pula yg diserap)..marilah kita mencintai budaya negeri sendiri salah satunya soal bahasa ini, sebelum akhirnya negara lain mengklaim bahasa Indonesia sebagai kebudayaan asli mereka....tapi daku sangsi ada yg mau, soalnya ga laku kl dijual, emangnya batik yg bs dipake jg buat mbedong duren (bukannya dibelah) hehehe :p

sampai jumpa -entah kapan- lagi :p

Monday, July 7, 2008

Warga Golput seharusnya bukan WNI

Ya, itu hal yang ga sengaja terbaca olehku di tivi...kemaren siang, pas lagi makan sambil nonton tv, ga sengaja ngeliat newsticker di salah satu tv swasta....disitu tertulis, "XXX : Warga Golput seharusnya tidak menjadi WNI"...dimana, XXX adalah salah satu petinggi partai politik terkemuka Indonesia.....melihat dan membaca itu, aku langsung tersenyum simpul dan sinis....stetmen itu tercetus berkaitan dengan semakin banyaknya jumlah golput di berbagai penjuru negeri sehubungan dengan penyelenggaraan pilkada di berbagai tempat di Indonesia....dari data statistik terungkap, data golput tahun ini meningkat dibanding dengan penyelenggaraan pilkada periode sebelumnya....dan mengapa aku menanggapinya dengan sinis??? yah, karena itu omongan yang ga pantas untuk diucapkan..karena mereka seharusnya NGACA DULU sebelum mengeluarkan statement itu....

Kenapa warga negara ini menjadi semakin banyak yang golput?? itu tidak lain, akibat dari 'ulah' mereka sendiri...seharusnya mereka lebih banyak menonton berita dan membaca SURAT PEMBACA diberbagai suratkabar...daripada hanya membaca buku rekening untuk tau seberapa banyak duit yang masuk ke rekening gue hari ini...wuemosyi akut mode ON....menurutku, rakyat sudah bosan untuk mempercayai omongan calon KaDa(L) di sejumlah kampanye, yang pada akhirnya mereka tau bahwa hanya 1 (itu juga kl pengen dan ga bentrok ma kepentingan mereka) dari 1000% janji yang diucapkan, yang akan direalisasikan menjadi tindakan nyata....Sekarang, dengan semakin gampangnya mendapatkan informasi, rakyat sudah semakin tau apa yang terjadi kepada negara yang (mungkin masih) dibanggakannya ini...rakyat negeri ini sudah nyaris tidak memiliki kepercayaan kepada orang2 yang memegang kendali negeri ini, baik yang ditingkat daerah, apalagi yang ditingkat pusat...dimana janji kampanye akan langsung menguap begitu "SUARA" yang mereka butuhkan telah menambah satu bar perolehan suara yang dibutuhkan untuk bisa menduduki 'zona nyaman' yang telah mereka 'perjuangkan' pada masa kampanye...bahwa negeri ini, semakin lama semakin terlihat kebobrokannya...setiap periode pemerintahan yang baru, tidak pernah membawa kebaikan pada negeri ini...malah semakin menyeret negeri ini ke 'zona neraka'...chaos dimana2, kejahatan2 baru bermunculan dengan motif yang semakin lama semakin menggelikan, demo2 yang dikoar2kan demi membela kepentingan rakyat tapi malah menambah kerusakan, yang jelas2 mereka tau bahwa pemerintah PASTI akan menutup mata dan telinga terhadap SEMUA masalah yang mereka teriakan....

Nah sekarang, bukan WNI?? ah, seharusnya orang itu mulai belajar untuk 'membaca' kepada angin....setiap aksi pasti akan menimbulkan reaksi, setiap perbuatan pasti akan mendapatkan balasan...jadi mengapa harus menghawatirkan jumlah perolehan suara yang semakin sedikit jika KALIAN tidak pernah belajar untuk MEMEGANG KEPERCAYAAN...

Demikian luapan emosi kali ini, sampai jumpa di luapan emosi berikutnya ;)......BRAVO GOLPUT (^_^)

Thursday, July 26, 2007

Terserah...

TERSERAH...satu kata sederhana tapi sering bermakna menjengkelkan buat yang ndengerin terutama buat semua orang yang bertanya dan akhirnya mendapatkan jawaban ini..

dan hari ini, untuk kesekian kalinya..aku menyadari efek nehatip dari si kata ini...alkisah...tadi habis maghrib, diriku mampir ke kosan seorang teman (ga boleh nyebut 'merk', iya kan yu ? upss :D) karena udah janjian mo barengan ke fe fro..nah, pas berangkat, kita (lebih tepatnya dia seh, betul ???) saling melontarkan pernyataan yang sama...."mo makan dimana?"...

daku menjawab pengen makan nasgor, soalnya udah kebayang porsinya yang naudzubillah hehehe :p.......choice-nya entah gang desa ato pit (pete, red.)...sengaja, buat memuaskan hasrat sang ferut karena para penghuninya udah mulai bertindak anarkis...

dan ketika aku menawarkan, apakah dia memiliki opsi yang lain......jawabannya adalah -lihat judul-....syet dah...aku jadi bingung sndere, karena ga memiliki 'counter attack' yang pas sehingga kedua belah pihak bisa sama2 nyaman....

trus, ya gitu dh....aku jadi bisa merasakan (temporarily :D) bigimana feurasaan temen2ku (terutama yg feurnah protes) pas aku mengungkapkan jawaban yg senada....tp ya (dan mungkin jg si 'temen' tadi), sejujurnya, aku ga pernah bermaksyud untuk mengambangkan jawaban, hanya saja, aku emg lebih suka memberikan opsi, karena because adl is, halah.....karena apapun opsi yg aku berikan, aku teuteup akan bisa menikmatinya...begitu jg ketika aku memberikan sang 'jawaban' tea...asal si orang yg ngasih pertanyaan itu bisa seneng / enjoy...aku pasti bisa ikut enjoy...cuma, mungkin karena kedua belah pihak berpikir di sudut pandang yang berbeda, jadi muncul 'konflik'....ya maap :)

yah begitulah some little story soal sebuah kata -judul-....ada comment guys ??? :))

Sunday, July 22, 2007

Your Personality

Quite true, give it a try~ Try this to identify yourself as a right or left brain person:

1. Hold your hands together, as if you were praying. Look at your hands. If you see :

Left thumb is below the right thumb ---> left brain
Right thumb is below the left thumb ---> right brain

2. Fold your arms in front of you (as if you are angry)

Right arm above left arm ---> left brain
Left arm above right arm ---> right brain

Based on 1+2 (order important), below is the interpretation of your personality:

Right-Left
==========
Considerate, traditional, indirect type

can instantly read other's emotion, and respond friendly by natures. Although not very into taking initiatives in moving forward, but this person will always take a step back in supporting others. Stable personality and considerate, give others a being protected feeling. But the weakness is they cannot say no; regardless how
unwilling they are, they will take care of others.

Right-Right
===========
Loves challenges type

Straight foward. Once they decided on one thing, will take action right away. Very curious, and love challenges. Dare to face dangers without thinking through (sometimes foolishly). Their weakness is they don¢t listen to others, will filter in only what whey want to hear in a conversation, and very subjective. However, because of their straightforward attitude, they tend to be fairly popular.

Left-Left
=========
Dedicated, cold, perfectionist

Very logical in all aspects. The only way to defeat (or win over) him/her is through reasons. Has a lot of prides, and feeling strongly about doing the right thing. If they are your friends, they are very trustworthy. However, if they are your opponents, they will be very tough to deal with. Because they can be very "anal" as a perfectionist, they usually leave a bad impression of being hard to deal with when first met.

Left-Right
==========
Likes to take care of others, leader type

Has a cool and keen observation ability to see through situations, yet still can be considerate in others needs. Because of their cool and calm nature, and strong sense of responsibility, they tend to become head of a group. Popular among people. However, they may not be able to help themselves in meddling because they want to take care of others too much. Very concerned about how others view them, and always on alert.

after taking the test, i'm a
Right-Left type...what are you??

taken from my classes mailing list...

Monday, May 21, 2007

60% pria menyimpan ponsel mereka di.....

Ternyata kebiasaan menyimpan sebuah barang berkolerasi dengan level keefektifan penggunaan barang tersebut, termasuk ponsel. Ada yang menyimpan ponselnya di saku celana, ditenteng di ikat pinggang atau di dalam tas.

Survei mengatakan :
  • 60% pria menyimpan ponsel mereka di saku celana depan sebelah kanan. Alasannya adalah agar ponsel lebih mudah diraih
  • Namun, meski ponsel bisa diraih dengan cepat, 30% responden mengaku mereka terlambat menjawab telepon yang masuk
  • 61% responden wanita menyimpan telepon genggamnya di dalam tas
  • Dan 50% diantaranya mengaku terlambat menjawab panggilan yang masuk lantaran kelamaan mengangkatnya, krn ponsel disimpan di dalam 'rak' tas sehingga agak sulit meraihnya dengan cepat.
  • Di Kampala, 32% responden menyimpan ponselnya dengan sarung perlindungan khusus. Alasannya antara lain demi melindungi ponsel dari goresan atau baret dan agar nilai jualnya tidak jatuh.
  • Di Tokyo, hanya 3% responden yang melindungi handset mereka dengan sarung ponsel.
  • Di Los Angeles, pria yang menenteng ponsel di ikat pinggang tercatat hanya 10%, sementara di Ji Lin, Cina mencapai 38%. Alasan adalah karena memberikan kesan elegan. (Theregister, 8/5/2007).
Survei ini sendiri dilakukan oleh Nokia terhadap lebih dari 1500 orang di seluruh dunia, termasuk di beberapa kota seperti New York, Milan, Kampala, Tokyo dan Beijing. Tujuannya untuk mengetahui kebiasaan orang menyimpan ponsel berikut dengan alasannya. Survei tersebut dilakukan Nokia pada tahun 2003 dan 2006, dan datanya dikemukakan di HCI International 2007 di Beijing.

source: detikcom

Wednesday, May 16, 2007

if u could change one thing about your life..the Untold

disini aku akan mengungkapkan mengenai satu hasil survey ini yang paling menggelitik menurutku..aku tertawa tp jg sambil malu2 beruang kutub gitu dh pas mbacanya, karena keterangan2 yg menyertai hasil tersebut.. ;))

here it goes..

disitu dikatakan kl di hampir semua kategori, kecuali satu, pria dan wanita mengemukakan keinginan yg hampir sama..dan Anda yg sedang membaca ini pasti sudah dapat menebak "siapa" sang pengecualian tersebut....Yo'ai, it's ***..pas ditanyain tentang apa yang ingin mereka ubah dalam hidup mereka, 2 pria berbanding 1 wanita mengatakan, "Saya ingin lebih sering melakukan ***", dan ada pula yang menyatakan "Saya ingin memiliki lebih banyak teman k****n"..

trus, (*gilanya) ada yang bilang gini, nama orangnya Phillip Hodson.....(*bikin gw ngakak abis)

"Udah keliatan / ketauan kok, adalah hal penting bagi laki2 untuk membenihi APAPUN yang mereka bisa. Secara biologis, kl udah nyetrum, maka job's done, sehingga, (bisa dibilang) tugasnya laki2 adl ngeprint tunas2 bangsa"......

nb: maap kl terjemahannya super barebas...PISS ^_^

if u could change one thing about your life..

itu judul artikel yang aku baca di sebuah majalah terkemuka terbitan Indonesia, 'Pencernaan Pembaca' :D...seperti yg dikatakan oleh sang judul, artikel ini berisi tentang hal-hal apa aja yg pengen seseorang ubah mengenai kehidupannya...

Survey ini dilakukan di negara Kang David terhadap 1200 orang. Banyak hal yg ditanyakan kepada orang Britons ini...sebutan lain buat orang2 Inggris, kadang jg disingkat Brit....mengenai apa yg dipikir oleh orang2 Brit ini bahagia..dan terungkap bahwa 97% responden menjawab ingin merubah "tampilan" mereka, tempat tinggal, sampe seberapa sering mereka "melakukannya"...

hasilnya, kira2 seperti ini...

- 1 dari 4 orang menyesal nggak memberitahukan seseorang bahwa dia menyukai dan mencintainya.
- 77% pengen lebih kaya, ini terjadi pada timnas U-40 => ga heran...katanya
- sementara 23% menyatakan, mereka udah cukup bahagia dengan keadaannya saat ini => luar biasa....katanya
- 40% orang pengen pintar mainin alat music. ini menjadi runner up keinginan yg paling ingin dirubah..ini membuktikan kl banyak orang merasa ga kumplit kl ga bisa mainin instrumen musik untuk mengkomunikasikan emosinya
- masih berkorelasi ma yg atas, 29% orang pengen bisa nyanyi..urutan ke 7 "best wishes".
- "Anehnya," hanya 7% orang yg pengen jadi syeleb...masa seh ???
- 35% orang pengen lebuih "keren"..
- 34% orang pengen bisa ngidupin lagi orang2 tertentu..biasanya terjadi antara anak ke alm.(/ah) orang tua or kakek/nenek.......just like i do sometimes, to my aunty and my granny..*hiks2 mode:ON*
- lebih dari 1 orang (ga tau persisnya brapa) dari 5 orang ingin punya lebih banyak teman....ini lebih sering ditemukan pada responden berusia 18 - 30 tahun, dibandingkan yg berumur >65 thn. Menurut s'orang pakar, Profesor Ray Pahl - pengarang Rethinking Friendship, masa muda merupakan masa sulit, banyak orang muda usia yg sulit untuk menyeimbangkan "kebutuhan" berteman dan mempertahankan pasangannya..
- trus, ada 7% orang yg nyesel udah menikahi pasangannya saat ini...busyet.. #-0
- dan presentase yg sama terungkap bahwa dia pengen lebih relijius dari kondisi terkininya..
- yg menarik..22% berharap menjalani pendidikan yg lebih baik..Ironisnya, salah seorang responden, Wendy - 55thn, mengatakan 'Jika aku bisa mengetahui apa yg akan terjadi kemudian padaku, aku tidak akan pernah meninggalkan bangku sekolah.....' (jadi ingat iklannya Tantowi Yahya)...
- dan yang paling hebat, seorang perawat dari Stockport, Vicky Nichols- 36thn, adalah satu dari sedikit orang yg TIDAK ingin merubah apapun dalam hidupnya. Dia berkata, "There's not one thing I'd like to change about my life......Happiness is largely about the hard choices we make"....I love this statement n 100% agreed.... ;)

dirangkum dari "Pencernaan Pembaca" Indonesia..

Wednesday, May 9, 2007

Pathetic woman in this country...

no offense to every single woman in the whole indonesian world...semenjak mall alias trade centre mulai menjamur, gaya hidup hedonis semakin menggila di bumi indonesia, bak jamur dimusim hujan yang berebut lahan untuk tumbuh..skarang sudah susah untuk tidak menemukan kewek2 (zaman skarang) dengan atribut2nya yg lebih banyak diadopsi dari dunia lain, atribut yg memang "halal" disana (karena emang budaya nya bgono) dan kemudian menjadi "halal" disini karena didoktrin oleh media2 yg menayangkan / menerbitkan hal tersebut (bersenjatakan public figure, terutama yg sexy) dan menanamkan pemikiran bahwa yg seperti itulah "wanita yang sesungguhnya"..

salah satu contoh yg paling menyedihkan adalah "seragam"..adalah hal yang "lumrah" kala kita berpergian untuk melihat pakaian2 wanita yang bahannya hanya berukuran 1m untuk membuat "seragam lengkap" (top 2 bottom)...ato yang agak "sopan" dikit, baju yg ujung bawahnya persis nyambung ma ujung atas celana..akibatnya kl mereka duduk ato bergerak mencondongkan badan ke depan, maka barebas lah sang punggung untuk "melihat dunia fana", terutama bagi bagi pengguna setia angkot, mikrolet, dan sebangsanya..herannya, mereka akan "bersusah payah" untuk menarik sang baju untuk mencegah sang punggung untuk melihat dunia..ga kebayang kl mereka bawa barang yg seabrek2 (kaya di pelem she's all that)..tujuan yg paling utama kayaknya, biar sang punggung tidak terlihat oleh mahluk lain terutama yg bergelar lelaki karena entah karena mereka takut akan pandangan lelaki yang "mengerikan" - ga semua laki2 semulia nabi mbak -, ato sang punggung yg masih menyisakan bekas kerokan, ato ada "bercak" yang ga diinginkan....knapa ga make sarung aja seh...heran....

salah dua contoh lagi yg ga kalah menyedihkan adalah produk pemutih "casing"..ni yg kl menurutku teramat sangat parah dan doktrin media yg paling nyata keberhasilannya..media "mengklaim" kl yg namanya manusia (baca, cewe) itu, haruslah berkulit putih ("main goal" adalah "bahwa itulah yg diinginkan oleh laki2")..sehingga menjamur lah 1001 iklan pemutih wajah / kulit yang semuanya #1...ga ada runner up kl soal iklan...what makes me sad is (pathetic), mereka percaya aja ma semua "tai banteng" itu, padahal kl seandainya mereka mo sedikit menggunakan anugrah yg bernama otak, mereka akan mengerti kl warna "casing" adalah nilai default berjuluk konstanta yang tidak akan berubah sejak dia berbentuk embrio sampe dia kembali jadi tanah..dan tidak akan ada yg bisa merubah itu, bahkan kosmetik berharga 1M per nanometer persegi sekalipun..

n masih ada lagi salah 3, 4, 5, 6, 7, dst...

so come on ladys...just put it on your mind...there's plenty of room out there to express yourself better than those crap..nobody's perfect, everythings that GOD ever created has its own purposed considering the world arround itself..everybody has a plus inside, so just develop it for your own sake instead of pushing yourself, standing on people's consideration...

Thursday, April 12, 2007

Kaki Lima vs Mall / Trade Center

sebuah pemandangan yg lazim di negara Indonesia Raya ini adanya pedagang kaki lima...btw sapa sih yg nyetusin ide kata kaki lima??..sementara Trade Center atau Mall mulai marak dalam beberapa tahun ini, skitar 7-8 tahun ke belakang..bener ga seh? sok tau ni gw :D...

tapi beberapa tahun belakangan ini, thanks to maraknya kemunculan para TC serta mengusung slogan "DEMI KEINDAHAN KOTA" ato apalah namanya itu slogan, para kampret2 busuk yg diatas beserta kru2nya dgn smangat 45 membuat keberadaan para "Five Legged" pada ga nyaman -baca diusir-..padahal mereka udah bertahun-tahun menikmati hasil palak yg beratasnamakan retribusi, yg ga ada efeknya sama sekali bwt si korban pemalakan..padahal kl mnurut gw, tu "Five Legged" ga bakal bikin kota semrawut asal mereka diberi pengertian bwt lebih teratur dlm menggunakan "fasilitas" yg mereka gunain, trus diberi peringatan kl bandel, dan setelah misal 3 kali peringatan baru "disikat"..karena memindahkan mereka ke sebuah gedung trus disuruh nyewa (biaya sewanya tinggi pula) bukanlah sebuah solusi karena penghasilan mereka kayaknya ga sberapa, blum lg yg punya kewajiban tambahan ngurus orang selain dia sndiri (keluarga ,red)..buktinya, udah sering kita liat di tepe2 yg nayangin tentang "Five Legged" diluar nagari yg adem ayem aja berjualan tanpa ada keharusan menjadi seorang atlit atletik..

on the other side, si empunya tanda tangan terlihat lebih memilih mengistimewakan sang Kapitalis (minjem istilahnya Armadillo :D) yg terlihat dari jor2annya pembangunan TC dlm kurun waktu lima tahun terakhir, karena mungkin, "kebesaran" gedung akan berbanding lurus ma "kebesaran" ....yah itulah, tau sndiri.....padahal udah bejibun para pakar lingkungan yg teriak2 mpe serak tentang side effect pembangunan TC yang notabene jauh lebih merusak lingkungan dan merusak keindahan kota, karena ga ada mall / TC yg dibangun diatas lahan 2 m2..dan "kebesaran" sang TC akan menghilangkan banyak space buat pohon2 yg sebenarnya bisa lebih mempercantik kota, menyegarkan pandangan, dan yg lebih penting lagi, bisa mengurangi kadar polusi dan pemanasan global yg tambah hari tambah parah di negeri ini..

aahh, andainya aja para tolol2 sialan empunya kuasa itu pada bisa mikir, diikiiiiiiit aja...

Monday, April 9, 2007

Indonesiawi banget..

IPDN, sekolah yg mengklaim diri sebagai lembaga pendidikan yg akan mencetak calon pemimpin bangsa dimasa yg akan datang semakin menunjukkan jati diri sebagai miniatur negeri ini, dimana kekerasan dan berbagai jenis kejahatan lainnya sudah menjadi makanan sehari-hari bagi "penghuninya"..dan yg paling nyata adalah birokrasinya yg berbelit-belit plus kebiasaan untuk menutup2i kejahatan dengan 1001 alasan yg sangat tidak masuk akal..

seperti yg udah beredar di media cetak n di tepe2, baik acara berita bahkan infotainment...berita yg menyoal tentang meninggalnya s'orang praja di IPDN mendapat perhatian paling besar saat ini..setelah kejadian yg serupa beberapa tahun yg lalu, sekarang kejahatan itu terulang lagi...

yg brengseknya, disalah satu media cetak dikatakan bahwa, pihak "penjahat" katanya akan langsung melarikan si jenazah dari rumah sakit tempat dia dibawa pertama kali langsung ke rumahnya melalui airport proklamator di jakarta.. kemudian, yg GOBLOGnya jg, sang "kepala" pada awalnya mengatakan pada media bahwa sang praja itu meninggal karena "sakit hati" yg dideritanya, dan kemudian meralat lagi pernyataan tersebut setelah hasil otopsi terhadap sang praja di umumkan ke khalayak ramai...keliatan kan begonya "sang ketua" yg berusaha menyembunyikan kebobrokan institusi yg dia pimpin..dan kemudian pas ada s'orang pjabat yg menyatakan hal sbenarnya, malah dipanggil karena dikatakan bertindak in-subordinasi..entah apa ni artinya..
dan tu bapak kayaknya bakalan "dieksekusi"..kemudian, berita terbaru yg dibawa ma burung2 yg belum kena flu, bahwa katanya si tersangka "ga boleh" disentuh karena adanya "donatur" dgn kontribusi yg katanya besar..entah doku atao karena jabatan sang "donatur" yg emang lebih tinggi dan bisa mempengaruhi keberlangsungan hidup para petinggi di IPDN sehingga petinggi tersebut berusaha dengan keras untuk menutup2i kejadian ntu..demi mewujudkan "peribahasa" ABS...ahh INDONESIAWI banget lah..

tu sekelumit "fakta" tentang institut penjahat kita..dan kl trus begini mah, kayaknya bisa dipastiin kl dalam 100 tahun lagi, keadaan negara kita tidak akan berubah dari apa yg telah kita lihat sekarang..dan ini juga semakin menjauhkan kebanggan ku yg emang udah jauh atas negeri ini..

Saturday, March 24, 2007

2days event..

March 24, 2007....hr ni, di kampus ada wisudaan.. periode ini biasanya terdiri dari 2 golongan  wisudawan/ti..salah satunya yang amat sangat berniat untuk kuliah kemudian buru2 lulus..:D..dan salah duanya adalah yang udah dikejar2 untuk sesegera mungkin angkat koper dari STT..hehe piss :P..

nah, yang beda dari pelaksanaan wisuda kali ini adalh atribut yg dipake ma mereka yg wisuda.. yaitu buku wisuda dan "medali emas"nya semuanya sangat berbeda dengan yg dulu bhkan yg periode oktebor kamari..yg skr, bukunya "lebih" colorfull, dan sang medali bener2 adalah sebuah medalui yg terlihat sangat keren sekalee karena tebel, berkilat layaknya emas murni (at least menurut gw), dan talinya ga "busuk" sperti dulu..

stelah wisuda kelar, dan para wisuda'ers kluar..berteriak lah yg udah wisuda kmaren, apalagi yg wisuda oktober.. hehe..piss :D..tp kl mengaca dari pngalaman angkatn '05 kmaren yg KTM-nya keren (asli keren dibandng yg KTM standar STT)..itu KTM ternyata hanya berlaku untuk angkatan mereka aja, karena biaya pengadaan kembali kl ad KTM yg ilang tu gede (kbr dr burung .red)..jd walhasil anak2 '06 bernasib sama dengan senior mrk yg angk. slain '05.. hiks to them.. eh me too :D..

akan tetapi semoga hal ini tidak berlaku bwt hal wisuda ieu (periode oktober kelak :D)..
nah setelah itu boleh dah "back to nature"....karena gw udh dapat sesuai yg periode skr...hahahaa..