Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

Sunday, November 2, 2008

Bahasa Indonesia vs English

Tadi pagi sempet nonton dialog soal sekolah internasional (vs nasional)...yah, intinya seh soal 'kepentingan' akan bahasa pengantar untuk sekolahan di Indonesia..dialog itu menghadirkan seorang ibu2 'penyelenggara' sekolah internasional en seorang pakar pendidikan..dan yg pasti presenter beserta kru tepe nya....dan yg lebih pasti dan lebih penting lagi adalah tentu saza keberadaan diriku yang menonton..wekekek...ya iya dong, kalo ga nonton kan ga mungkin bs ngomong kayak kalimat pertama....self defense mechanism :p

Begini ceritanya.... -dunia_lain mode ON- *jeng kunti ketawa* -> digelitikin ma pocong :D...halah, biar ga tambah ngawur, kita mulai aja....eng ing eng...jreng jreng jreng..

Nah, si mak2 'penyelenggara' tea mengatakan bahwa itu sekul bertujuan untuk menyiapkan anak negeri biar syiap grak untuk bersyaing di dunia internasional...dan tujuan terhormat itu bisa dicapai dengan menjadikan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar di sekul tersebut....dan bahasa indonesia sebagai bahasa pendamping....trus, dari sisi si fakar...pendidikan adalah soal budaya, dan karena orang indon, maka seharusnya ato seyogyanya...knp hrs yogya ya, knp ga seBIMAnya hehehe :p...balik lagi, se'BIMA'nya bahasa yg dipake adalah bahasa BIMA..hahahaha ngaco..ya bahasya Indon lah, secara itu bahasa nasionalnya....yah, diskusinya / debatnya seputar masalah bahasa pengantar, ples ada tambahan beberapa orang 'warga sekitar' yg ikut andil dlm debat eto, biar ada sudut pandang lain untuk topik yg lagi dibahas...tp menurut saia, si pihak tv-nya terkesan memihak si sekul internasional coz si 'warga' yg diundang itu adalah orang yg anak2nya disekulin di skolah internasional, padahal orang2 yg begitu kan tidak mewakili orang indonesia secara keseluruhan..harusnya mereka jg ngundang 'warga' lain yg sekul di sakolah 'nasional'...

well, here's what i wanna say....sok2an :p.....ini agak2 nyerempet sama (mungkin) masalah nasionalisme, orang indonesia diakui ato tidak kita ini...kalangan mampu (menengah -> atas) en melek informasi + teknologi...memiliki masalah gengsi yang besar (untuk masalah bahasa -krn lg ngomongin bahasa soale-), karena semua orang menganggap bahwa kemampuan berbahasa inggris adalah 'syarat mutlak' untuk bisa bersaing didunia internasional, intinya, segala sesuatu yg berbau internasional adalah KEREN..apapun itu...dan ironisnya, itu juga dialami oleh pemerintah, dengan menerapkan ketentuan2 / kebijakan2 pendidikan yang memasyarakatkan internasional dan menginternasionalkan masyarakat tanpa melihat kondisi negara secara keseluruhan, yg udah bukan rahasia lagi bahwa kita adalah masyarakat termajemuk didunia, ratusan suku dan tidak semuanya dijangkau oleh sistem pendidikan yg boro2 internasional, nasional aja gak...seperti biasa, kebijakan instant 'n javacentric...kembali ke masalah bahasa tadi, tujuan utama dr pendidikan (menurut si pakar) adalah transfer budaya, kl menurut diriku adalah transper pemain,eh transper ilmu...tau deh, sama apa ga maksudnya hehehe..nah, begimana proses transper ilmunya bs lancar kl bahasa yg digunakan itu bkn bahasa yg kita (sering) pake, dan khususnya di negeri ini adalah selain sistem pendidikannya (dan begitu banyak hal lainnya) yg ga mampu mencapai semua pelosok negeri, bahasa yg dianggap nasional pun ga nyampe ke pedalaman, jadi (sekali lagi) boro2 mo memasyarakatkan bahasa internasional, bahasa nasional aja masih kayak barang langka...knp kita ga mau mencontoh negara2 maju yg hanya mempelajari bahasa negara lain hanya kl mereka sekolah yg mempelajari kebudayaan suatu bangsa (misal Sastra Perancis, Sastra Arab, Sastra Jepang, Sastra BIMA hahaha)..kita ambil contoh aja negara Samurai yg begitu bangganya dengan bahasa nasionalnya sendiri dan demi lancarnya tujuan pendidikan nasionalnya, mereka mau dengan susah payah untuk mentranslate buku2 referensi yg berbahasa asing (English) ke bahasa mereka (Jepang)..dan survey membuktikan, para pelajar Jepang bisa memiliki ilmu pengetahuan yg sama dengan orang barat tanpa harus meninggalkan kebudayaan mereka sendiri..

MORAL OF THE 'STORY' -> nah kan, yg nulis aja jd contoh org yg gak berusaha melestarikan bahasa nasional :D

Daripada kita hanya sibuk untuk menyerap kebudayaan 'orang lain' (udah gitu kebanyakan yg jeleknya pula yg diserap)..marilah kita mencintai budaya negeri sendiri salah satunya soal bahasa ini, sebelum akhirnya negara lain mengklaim bahasa Indonesia sebagai kebudayaan asli mereka....tapi daku sangsi ada yg mau, soalnya ga laku kl dijual, emangnya batik yg bs dipake jg buat mbedong duren (bukannya dibelah) hehehe :p

sampai jumpa -entah kapan- lagi :p

Wednesday, July 18, 2007

Carry on..

i've always believe that the past..isn't something that one can cast away so easily. it's a part of who you are..it's the same for everyone, you can't go on living if you can't carry the weight of your past..so you have to appreciate the harvest that you sowed..you have to decide how to live in the present..

aku lupa, kapan dan dimana pernah mendengar / membaca 'ucapan' diatas...sebuah ungkapan yg berarti teramat dalam ketika dimaknai dan direnungkan..Blaming our past, bukanlah sebuah hal yang bijaksana...Akan tetapi, 'terkadang', ada aja orang (including me -hiks3-) di dunia ini yang selalu 'berlari' ke masa lalu disaat segala sesuatu berjalan dengan 'tidak semestinya', ato ketika masa depan terlalu berat untuk 'dipanggul'...mungkin ungkapan ini terlalu mengada-ada, ato ada saja yang beranggapan bahwa "itu hanya ungkapan orang yang manja"...tp (tanpa bermaksud membela diri) dari beberapa 'conversation' yang pernah ku lakuin dan menyentuh hal2 yg 'sensitif', selalu (tp ga selalu :D) aja ada yg 'berpaling', (mungkin) untuk sekedar 'meringankan' himpitan yang mendera, yang diungkapkan dengan cara pengungkapan yang berbeda-beda....bergantung kadar "emotional quotient" masing2 individu, dan seberapa besar keinginannya untuk terbuka....halah, sok teu mode : ON...


entah kenapa, apakah ini sesuatu yang normal bagi seseorang untuk selalu menyalahkan their 'past' ??? kenapa 'past' harus menjadi "goat black" -read it literally :D-, padahal kl mo diliat lebih jauh, itu adalah sebuah 'karma'...sesuatu yang merupakan akibat dari 'dosa' di masa lampau, entah yg disengaja ato nggak...yang (padahal) dikemudian hari bisa dijadiin sesuatu yang bisa direnungkan kembali, untuk kemudian 'direvisi' sehingga kita dapat menjadi manusia yang lebih baik, bukannya malah untuk disalahkan atau disesali..

hhaahhh...entahlah...

Friday, July 13, 2007

Three things..

Three things in life once gone never come back...
1. words
2. opportunity.
3. time.

Three things in life that are never sure ...
1. dreams
2. success
3. fortune.

three things in life that make you a great person..
1. hardwork
2. sincerity
3. success..

three things in life that are most valuable..
1. love
2. self respect
3. friends,

three things in life must not be lost....
1. peace
2. hope
3. honesty,

three things in life that destroy a person...
1. greed
2. pride
3. anger..

just three simple words, but it tells u about life that u run into..once u dwell on the meaning of these 'three', insya ALLAH, u'll be living a great life...halah..sok2an amat gw yak :D..sorry kl inggrisnya berantakan, aku jg ga ngerti artinya hehehe...tp semoga artinya dapat ditangkap lah...kekeke..

Taken from my class's mailing list...

Tuesday, May 22, 2007

Soon Enough

I have a wound that don't seem to heal.
That's because I am not ready to mend my broken wing.
Our hopes and our dream, snatched right before our eyes.
Through no fault of ours, nor our consent.
Your love lifted me higher than I could ever flew.

It took me to places I never knew.
The way you ALWAYS make me smile, it's priceless.
The way you ALWAYS make me laugh from within.
What we had through my eyes was perfect.
And I thank you for that, from the absolute deepest of my heart.

Everything I could possibly wanted.
Except for that one thing, the MOST important of all.
The blessing.
It's not there, making it not possible.
Forgive me.
I left not because I wanted too
My choices was made for me.

This wound is yet to heal.
BUT I learn that life is a learning curve.
Through you, through us, through experiences I've learnt.
Life can never go as you plan.
Full of trials and tribulations.
But it goes on.

Today I learn that life has many beautiful sides.
The joy of putting a smile on those closest to you.
The satisfaction of being there for those you care.
I can't heal my wounded heart, but I can help those around me.
I'll be there for you my friend, just like you've been there for me.

Time will heal your pain if you let it.
As for me, I am not ready.
I choose to hold to whatever I have left.
But I know one day soon, I have to let go.
Of the dreams that was built.
And when that day come, I will fly.

I have too.

To explore the world God has created.
For He has greater things plan for me...InshaAllah.
What ever it is. I know He does.


fabolous words...taken from next door

Thursday, May 10, 2007

Fine words...

i've always believe that the past..isn't something that one can cast away so easily. it's a part of who you are..it's the same for everyone, you can't go on living if you can't carry the weight of your past..so you have to appreciate the harvest that you sowed..you have to decide how to live in the present..

i took it from a dialog of a comic book...fabolous words to "live with"..those words should gave me an enlightenment that we wouldn't ever live in the past anymore, thcoz whenever peoples alone or feeling alone or just like being abandoned..

i tend to think back of our past life (especially childhood) n wanted so much to get there once again or forever if i can when things are just too heavy to carry on...but then i should've realized that this's impossible, then i'm gonna push myself hard to get back to "real world"..past is a past, n it wouldn't be back even for a second..

just live with it will you..

Be thanks in life..

there's a popular term in the modern computer technology which called WYSIWYG a.k.a what you see is what you get..but there's a slightly different term in people's life that is what you get is not always what you want..maksa :D..everything you get in your life is not always what you wanted..i'm talking 'bout what do you want, right at those time moment...cos apparently, after a particular of a time, u'd realize of something that u dont get at those time, happens to be the best for u and u'r life..

just remember, 4JJ1 always knows what's the best for u for the sake of ur own life or someone or everyone arround you..
so, people...in the name of faith, be thank's for everything u've had in ur life for ur own sake..cos 4JJ1 loves peoples who did that..

Thursday, April 12, 2007

Bein' Grown Up

days ago, ane nonton sebuah film lepas di salah satu tepe swasta nasional...inti ceritana tu ttg seorang bocah yang pengen dianggap sbagai orang yg udah gede a.k.a dewasa..setelah melalui hari demi hari selalu berusaha tanpa kenal lelah dan tanpa henti biar dianggap orang dewasa, akhir cerita tu anak sampe pada kesimpulan bahwa menjadi orang dewasa tu bukannya berkelakuan sebagaimana lazimnya orang yg udah gede tapi mampu membedakan mana yg baek dan mana yg ga baek..

trus, sebenarnya apa sih definisi sebuah kedewasaan ? ada pendapat yg mengatakan bahwa dewasa adalah "dapat membedakan yang mana yang baik dan yg mana yg tidak"..yah, mungkin secara general, kedewasaan bisa diwakili dengan kalimat tersebut, tapi kl diterawang lebih mendetail, maka akan ada banyak parameter yang bisa menjadi tolok ukur sebuah kedewasaan seseorang..Sehingga dari situ, memunculkan beragam definisi untuk kata DEWASA bagi masing2 orang berdasarkan persepsi masing2 individu..

here's mine..

dewasa, selain mampu membedakan antara baik dan buruk, juga harus mampu mengkondisikan diri pada beragam situasi yang terjadi di sekitarnya dengan sebaik mungkin, adaptasi kl kata terminologi kerennya..trus bisa menarik pelajaran dari beragam situasi tersebut sehingga dapat memperluas wawasan si orang tersebut..selain itu, sesuatu yang lebih penting dari sebuah kedewasaan mnurut gw adalah keberadaan tanggung jawab di diri seseorang, tanggung jawab akan menjadikan orang lebih bijaksana dalam menjalani roda kehidupan - halah roda -....sehingga tu orang bisa membuat keputusan2 yang terbaik dalam hidup, yah minimal buat hidupnya sndiri lah..syukur2 hidup orang lain ikut kecipratan..

kl ente kumaha...???